.
Renungan
“If today were the last day of my life, would I want to do what I’m about to do today?”


Wednesday, September 16, 2015

Satu Penyakit Hati


Sikap sombong iri, dengki, marah, dendam dan bermegah-megahan kadang-kadang sering menghiasi diri kita tanpa disedari. Hati kita dikotori sedikit demi sedikit oleh penyakit hati, sebab kita selalu tergoda oleh hawa nafsu yang membelenggu, ingin tampak hebat, haus pujian dan segudang penyakit hati. Meskipun solat dan zikir selalu kita kerjakan setiap hari, namun bukan bererti ujian seperti ini tak muncul.


Sungguh ini adalah masalah nyata yang selalu menghiasi hari-hari kita.

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya yang paling aku cintai dari kalian dan yang paling dekat tempatnya dariku di hari kiamat adalah yang paling mulia akhlaknya, dan yang paling aku benci dari kalian dan yan paling jauh tempatnya dariku di hari kiamat adalah yang banyak bicara, angkuh dalam berbicara, dan sombong. [HR Tirmidzi)

Rasulullah SAW bersabda, "Kelak akan menimpa umatku penyakit umat-umat terdahulu yaitu penyakit sombong, kufur nikmat dan lupa daratan dalam memperoleh kenikmatan. Mereka berlumba2 mengumpulkan harta dan bermegah-megahan dengan harta. Mereka terjerumus dalam jurang kesenangan dunia, saling bermusuhan dan saling irihati, dengki, dan dendam sehingga mereka melakukan kezaliman (melampaui batas). (HR. Al Hakim)

Mari memperbaiki diri dari sekarang. Kita tidak boleh melupakan berbuat kebaikan meski hanya dengan sebuah senyuman.

Mari melatih diri untuk belajar tentang akhlak Rasulullah SAW yang merupakan tajalli akhlak Allah SWT. Mari tebarkan kebaikan, dengan kemampuan kita!

Rasul juga bersabda, "Janganlah engkau melupakan berbuat kebaikan sedikitpun meski sekadar menuangkan air dari bekas timbamu ke bejana orang yang meminta air, dan meski sekadar berbicara dengan saudaramu dengan wajah yang berseri-seri." [HR Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi dan an-Nasa'i]

Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia berkata baik atau diam." [HR Bukhari dan Muslim].

Ingatlah ... hakikatnya ... kita sedang berinteraksi dengan Allah disetiap martabat wujud ... melalui bentangan nur sifat2-Nya ...  Asma2-Nya dan Afaal-Nya ... disebalik sesuatu baik pada dirimu ... makhluk sekitarmu dan alam jagat raya ini ... maka berakhlaklah sebagaimana perintah-Nya ... itulah rahsia kenapa kita tak dibenarkan berakhlak sombong ... angkuh ... bongkak dan merasa segalanya aku!!!

No comments:

Post a Comment